Pengurus Partai Buruh Riau dari Unsur ORI KSPSI Serentak Mundur

Pengurus Partai Buruh Provinsi Riau dari Unsur ORI KSPSI Resmi Mengundurkan Diri

PEKANBARU – Pengurus Partai Buruh Provinsi Riau yang berasal dari unsur Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani Nena Wea resmi menyatakan mengundurkan diri secara serentak dari kepengurusan Partai Buruh.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Executive Committee (Exco) Partai Buruh Provinsi Riau, Erick Suryadi, R.Amd.AAIJ, pada Minggu (28/6/2026). Keputusan ini merupakan tindak lanjut atas keputusan organisasi yang telah diumumkan secara nasional pada 26 Juni 2026 di Jakarta Selatan.

Dalam keterangannya, Erick menjelaskan bahwa Partai Buruh didirikan oleh sebelas organisasi inisiator, salah satunya adalah ORI KSPSI yang dipimpin Andi Gani Nena Wea. Sebagai salah satu organisasi pendiri, ORI KSPSI merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengevaluasi arah perjuangan partai agar tetap sejalan dengan visi dan misi yang telah disepakati sejak awal pendiriannya.

"Selama kurang lebih tiga tahun perjalanan Partai Buruh, kami terus melakukan evaluasi terhadap arah perjuangan organisasi. Dari hasil kajian tersebut, kami menilai bahwa perjalanan Partai Buruh sudah tidak lagi sejalan dan tidak lagi harmonis dengan semangat perjuangan yang diusung oleh salah satu organisasi pendiri, yaitu ORI KSPSI," ujar Erick."

Ia menjelaskan, keputusan pengunduran diri ini berawal dari sikap organisasi di tingkat nasional. Pada 26 Juni 2026, Sekretaris Jenderal Partai Buruh, Ferri Nurzarti, SE., SH., yang juga berasal dari unsur ORI KSPSI, bersama jajaran organisasi menyampaikan keputusan resmi untuk menarik seluruh kader ORI KSPSI dari Partai Buruh.
Menindaklanjuti keputusan tersebut, seluruh pengurus ORI KSPSI yang tergabung dalam struktur Partai Buruh Provinsi Riau diperintahkan untuk mengundurkan diri sesuai dengan mekanisme organisasi.

"Sebagai bagian dari organisasi, kami menjalankan keputusan tersebut. Mulai tanggal 28 Juni 2026, saya selaku Ketua Exco Partai Buruh Provinsi Riau bersama sekretaris dan seluruh jajaran pengurus tingkat provinsi menyatakan mengundurkan diri. Langkah ini juga akan diikuti oleh seluruh pengurus Partai Buruh di tingkat kabupaten, kota, kecamatan hingga desa se-Provinsi Riau yang berasal dari unsur ORI KSPSI," tegasnya.
Dengan keputusan tersebut, Erick memastikan bahwa dirinya beserta seluruh jajaran ORI KSPSI tidak lagi menjadi bagian dari struktur maupun keanggotaan Partai Buruh.

Meski demikian, ia tetap menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Partai Buruh yang memilih melanjutkan perjuangan organisasi.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh sahabat dan kawan-kawan di Partai Buruh. Teruslah berjuang demi kepentingan kaum buruh Indonesia. Semoga Partai Buruh tetap menjadi wadah yang benar-benar memperjuangkan hak-hak pekerja, membela kaum buruh, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh pekerja Indonesia," pungkas Erick

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diduga Ilegal Akses Akun BPJS Kesehatan, Klien Advokat Bung Hersit Tempuh Jalur Hukum

SEKJEN ORI DAN PANGLIMA NASIONAL BRIGADE SPSI HADIRI LATSAR BRIGADE ANGKATAN 43 DI KEDIRI

RUU PERAMPASAN ASET DAN HUKUMAN MATI BAGI PELAKU KRUPTOR !!!