TIDAK ADA HIDUP YANG SEMPURNA DALAM HIDUP INI
TIDAK ADA HIDUP YANG SEMPURNA
Oleh Ustadz.MMMHS/ HERSIT alumni Dewan Akbar Indonesia (DAI) th 2004 dan mantan Aktivis HMI Cabang Jakarta 1986 sd 1991 Korkom Ibnu Chaldun Jakartam
Coba perhatikan tulisan tersebut di atas bahwa hidup ini benar KEHIDUPAN " Tidak ada kehidupan yang sempurna, karena sedih dan bahagia akan selalu hadir menyapa.Maka, jadikanlah sabar dan syukur sebagai penyempurna semua rasa yang ada.
Mari kita kaji tulisan yang bernuansa philosofi tersebut ;
1.Kita kadang di hadapkan dengan duka sedih datang misalnya ada keluarga kita meninggal dunia orang yang sangat kita cintai sangat makanya jangan kita terlalu melebihi cinta kita diluar Tuhan Allah SWT itu semua ciptaan Tuhan sewaktu Tuhan panggil kita harus rela memberikan, kita usaha terpuruk ekonomi keuangan kita tadi kita sukses kaya raya akhir nya bangkrut secara tiba-tiba melanda negeri seperti covid 19 itu usaha terganggu, kita gagal dalam karier misalnya gagal untuk mencapai gelar doktor dan pangkat kita gagal masuk bintang dan kita di pecat dari kesatuan karena suatu hal dan lain hal, kita gagal dalam mempersunting putri cantik pengusaha kaya raya dll.
2.Kita di hadapkan dengan suka dan kesuksesan luar biasa kita peroleh segala-galanya seperti karier dan harta serta jabatan dll itu semua tanpa kita sadari adalah titipan belaka sewaktu-waktu pergi meninggalkan kita.
Untuk itu kita harus sadar dan sabar, serta tawakal, tawadhu serta istiqomah selalu berserah diri pada Allah SWT dan kita juga harus bersyukur atas semua yang kita peroleh duka dan suka silih berganti dalam hidup ini itu membuktikan kita sadar dan beriman apapun yang datang seketika kita di uji selaku dalam menjalani hudup ini kadang kita gagal terus menerus berarti kita sedang di uji oleh Nya semua yang ada di dunia ini sifat " Nisby " belaka wahai manusua sadarlah bahwa kita di ciptakan oleh Tuhan untuk beribadah kepadanya mari kita taat selalu kepadanya melebihi segalanya sama komandan saja selalu siap gerak hormat selalu masa kepada Nya kita tidak taat untuk menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat aamiin .... semoga bermanfaat salam persaudaraan.
Ustadz.MMMHS/ HERSIT alumni Dewan Akbar Indonesia (DAI) th 2004 dan mantan Aktivis HMI Cabang Jakarta 1986 sd 1991 Korkom Ibnu Chaldun Jakartam
Komentar
Posting Komentar