SP KEP SPSI Karawang Gelar Dialog Sosial Bersama Direktorat Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia

SP KEP SPSI Karawang Gelar Dialog Sosial Bersama Direktorat Kementerian Ketenagakerjaan
Angkat Tema Keterampilan Komunikasi dan Negosiasi dalam Mendorong Dialog Sosial yang Efektif

Karawang, 24 Juli 2025 —
Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (SP KEP SPSI) Kabupaten Karawang menyelenggarakan kegiatan Dialog Sosial bersama Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, dengan mengangkat tema:
“Keterampilan Komunikasi dan Negosiasi dalam Mendorong Dialog Sosial yang Efektif”.

Kegiatan ini diselenggarakan di Fave Hotel Karawang dan dihadiri oleh lebih dari 100 peserta dari keluarga besar SP KEP SPSI Karawang, yang terdiri dari pengurus dan perwakilan dari berbagai perusahaan.
Dialog sosial ini menghadirkan Pak Ius Ramlan sebagai narasumber utama dari Kementerian Ketenagakerjaan. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya keterampilan komunikasi dan teknik negosiasi dalam membangun hubungan industrial yang sehat, dialogis, dan produktif di tingkat perusahaan.
Selain itu, acara ini juga menghadirkan Ketua Umum PP FSP KEP SPSI, R. Abdullah, yang turut memberikan materi khusus mengenai Hubungan Industrial Pancasila. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa hubungan industrial berbasis nilai-nilai Pancasila harus menjadi pijakan moral dalam membangun kemitraan antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah. Nilai-nilai seperti musyawarah, keadilan sosial, dan kemanusiaan harus tercermin dalam setiap proses dialog sosial dan perundingan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua PC FSP KEP SPSI Karawang, H. Ferri Nuzarli, beserta jajaran pengurus cabang lainnya. Dalam sambutannya, H. Ferri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota serikat pekerja, agar lebih siap menghadapi dinamika hubungan industrial di era perubahan regulasi dan teknologi saat ini.
“Kita tidak bisa hanya reaktif. Serikat pekerja harus cakap dalam komunikasi, kuat dalam negosiasi, dan berakar pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar etika dalam perjuangan,” ujar H. Ferri.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan interaksi aktif dari para peserta, baik dalam sesi pemaparan maupun diskusi. Dengan adanya forum ini, diharapkan akan lahir kader-kader serikat pekerja yang profesional, beretika, dan mampu menjadi ujung tombak dalam membangun hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan di Karawang. (@tapakburuh)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diduga Ilegal Akses Akun BPJS Kesehatan, Klien Advokat Bung Hersit Tempuh Jalur Hukum

RUU PERAMPASAN ASET DAN HUKUMAN MATI BAGI PELAKU KRUPTOR !!!

Para Kabinet yang tidak bisa kerja lebih baik di Resafle saja ?