BAGAIMANA MENILAI KINERJA KABINET MERAH PUTIH 100 HARI KERJA TERBAIK DAN TERBURUK ?

BAGAIMANA BUNG MMMHS/HERSIT MENILAI KINERJA KABINET MERAH PUTIH 100 HARI KERJA TERBAIK DAN TERBURUK ?

100 HARI KERJA, itu standar umum penilaian untuk kerja satu lembaga tinggi negara jajaran eksekutif  Pemerintahan Presiden Prabowo boleh-boleh saja lembaga independen dan terpercaya semata-mata untuk kebaikan pemerintahan sekarang ini.

Sebagai contoh 5 Menteri terbaik sebut saja satu Menteri Agama RI mungkin dapat menilai punya prestasi adanya kerukunan dapat meredam 100 hari kerja dan, ditambah kepribadian sang Menteri dengan kepemimpinan tenang meskipun pernah di hujat sebagai Imam Masjid Istiqlal Jakarta dan.juga Guru besar Profesor di kenal dengan sikap arif dan bijaksana,

Permasalahan yang ada di Departemen Agama RI khusus masalah pelayanan Haji dan Umroh dll dapat di benahi di bersihkan jika ada dugaan korupsi yang kita dengar selama ini, perlu juga kerukunan antar umat beragama yang berdasarkan Pancasila yang berbhineka ini dapat tetap di lestarikan, Menteri Ketenagakerjaan juga, dapat membuka lapangan kerja buat pencari kerja dewasa agar dapat mengurangi pengangguran jika banyak yang tidak bekerja tingkat kejahatan semakin marak tentunya. 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dan Tinggi perlu di benahi dan di sempurnakan khusus kesejateraan Guru dan Dosen tenaga-tenaga honorer dapat di angkat jadi ASN/ PNS yang sudah lama mengabdi Sertifikasi Dosen dan Jangan di buat ruwet betapa berat tugas seorang Dosen ini perlu mendapat perhatian khusus kata "Wakil Sekretaris Jenderal DPN PERADI Bid.Kajian Hukum & Perundang-Undangan ini" yang juga Anggota Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) ini yang sudah mengajar sebagai Dosen Tetap di FHS Unma Banten Selatan ini selama 22 tahun untuk tenaga pendidik susah di jalankan nya selama 1986 sd sekarang sudah 39 tahun mengabdi di dunia pendidikan faham betul dunia pendidikan sudah mengajar semua jenjang pendidikan kecuali Tingkat TK dan SD lulusan Akta V UNJ Jakarta ini dan PGSMTP 5 Jakarta Selatan ini  semata-mata mencerdaskan bangsa ini.

Sementara ada 10 kinerja Menteri terburuk salah satu Menteri Hukum dan HAM dan terakhir Menkohukumham Imigrasi dan Pemasyarakatan mungkin perlu pemikiran secara serius oleh Menkohukum Imigrasi dan Pemasyarakatan masih di teropong oleh dua pendekar ini Prof.YIM dan Prof.OH. tidak bisa di nilai dengan 100 hari kerja ini berat hukum kita ini 10 tahun kepemimpinan Joko Widodo penegakan hukum di negeri sangat memprihatinkan sekali hukum harus di tegakan biar langit runtuh sekalipun (Fiat Justitia Ruat Coelum), kata pemerhati dan pengamat hukum dan hak azasi manusia putra kelahiran Batang Toru, Tapsel, Sumut ini.
Berharap betul pada petinggi Hukum jajaran Menko harus turun gunung infeksi mendadak perlu turun kedaerah-daerah seperti Lembaga Imigrasi dan Pemasyarakatan apalagi kapasitas penghuni Lembaga Pemasyarakatan sebut saja LP Taruna Tangerang layak nya di huhuni 750 orang Napi di tempati atau di huni 3.500 orang gimana mau sehat, dan juga harus di berikan pelayanan yang baik sifat nya mendidik, perlu kerjasama antar lembaga seperti DPC Peradi 192 DPC se Indonesia begitu juga dengan DPC Ikadin se Indonesia dan juga harus ada perhatian khusus Lembaga Pemasyarakatan Anak dan Wanita menjadi tanggung jawab kita bersama kata Pengajar Pendidikan Khusus Profesi Advokat Ikadin dan Peradi ini yang sudah melanglang buana di dunia Advokat sejak tahun 2007 sd sekarang Alhamdulillah sudah 48 PTN/ PTS di laluinya sebagai Dosen Terbang dengan senang hati belajar dan mengajar satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan dari perjalanan karier sebagai Guru/Dosen/Akadrmisi senior serta Advokat senior dalam hidup kesederhanaan selalu bersyukur kepada  Tuhan kita jangan kufur nikmat kata Da'i/ Mubaliq kondang sebagai motivator dengan gaya bicara selalu berapi-api pengemar Bumg Karno sementara di kalangan Advokat pengagum Alm.Adnan Buyung Nasution ini saya suka gaya bicara dan penampilan selalu perlente dengan ciri rambut perak nya,  mestinya seorang Advokat harus garang dan berani galak seperti srigala cerdik seperti kancil dan terakhir harus cerdas tanpa kehabisan akal.

Itulah yang dapat kami himpun dari seorang pakar hukum pidana pengajar Hukum Pidana, Hukum Acara Pidana dan Kriminologi ini semoga Kabinet Merah Putih tetap semangat 100 hari kerja dengan senang hati kritik sifat nya membangun (Kontruktif) untuk perbaikan kedepan nya.
Terimakasih 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diduga Ilegal Akses Akun BPJS Kesehatan, Klien Advokat Bung Hersit Tempuh Jalur Hukum

RUU PERAMPASAN ASET DAN HUKUMAN MATI BAGI PELAKU KRUPTOR !!!

Para Kabinet yang tidak bisa kerja lebih baik di Resafle saja ?