79 Tahun Indonesia Merdeka
Kajian Singkat Oleh; Asisstant Proffesor, Mohammad Mara Muda Herman Sitompul,.S.H.,M.H.
NKRI merdeka tepat 17 Agustus 1945 di tebus dengan perjuangan fisik dan segala kekuatan yang ada, di gerakan dengan semangat untuk meraih kemerdekaan ini bukan hasil pemberian dari negara penjajah tapi di tebus begitu mahal harganya ini luar biasa karena semangat nasionalime yang tinggi khusus kaum muda pada waktu itu, menculik 2 tokoh negarawan Bung Karno dan Bung Hatta membawa mereka (istilah di culik agar segera mau memproklamasikan kemerdekaan Indonesia) di bawa para pemuda itu ke daerah rengasdengklok, Krawang Jawa Barat, tepat tanggal 17 agustus 1945 secara resmi di konseplah teks proklamasi itu oleh Bung Karno dengan mengalami perbaikan 7 coretan proklamasi itu di bacakan di Jl.Pegangsaan Timur 56 sekarang Jl.Proklamasi Jakarta, di muat dalam berita radio republik Indonesia agar seluruh dunia dapat mendengar Indonesia merdeka..merdeka.merdeka yang mana bangsa di jajah oleh bangsa Belanda 350 th dan Jepang 3.5 tahun, sebelum merdeka kita bangsa ini sudah sepakat deklarasikan Soempah Pemoeda satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa Indonesia, garis sejarah tercatat masa sebelum merdeka dan setelah merdeka.
Sekarang kita memperingati 79 tahun kita merdeka telah mengalami zaman orde lama, zaman orde baru dan zaman orde reformasi...dengan berganti pemerintahan di era reformasi ini di pimpin oleh SBY dan Jokowi 10 tahun kita evaluasi terlepas dari segala kekurangan pro dan kontra itu kembali pada penilaian pribadi-pribadi yang jelas Presiden Joko Widodo juga mengakui atas kekurangan dan keterbatasan sebagaimana manusia biasa, para pengamat ketatanegaraan sah-sah saja, tapi yang jelas pembangunan infrastruktur nyata ada dan di nikmati oleh masyarakat dan banyak kemajuan harus diakui terlepas dari ada utang negara harus menjadi tanggung jawab kita bersama sebab urusan negara adalah urusan kita semua dalam arti seluas-luasnya bukan saja di bebankan pada pemerintah yang ada, begitu juga kerjasama antar negara dll nya.
79 tahun merdeka kita bersyukur Ibu Kota Negara (IKN) berpindah ke Kalimantan ini berbagai alasan bahwa Kalimantan itu dari segi wilayah masih banyak tanah kosong dan layak untuk membangun gedung-gedung pemerintahan, hanya saja perlu perbaikan dan khusus sarana air bersih misalnya, dan juga pembebasan lahan masyarakat supaya tidak jadi masalah dan menimbulkan peristiwa hukum antara pemerintah dengan masyarakat setempat perlu kearipan lokal harus di perhatikan.
Pemetintah harus melindungi bangsa ini, pembangunan gedung pemerintahan istana Kepresidenan, Kementerian dll nya, dan ini juga memerlukan waktu yang cukup panjang bisa selesai memakan waktu 25 s/d 30 tahun kedepan baru bisa di tempati menyeluruh sambil menyelam minum air bangsa ini juga dulu setelah merdeka di bangun sara gedung pemerintahan bertahap apa yang bisa di tempati, di tempati saja tidak perlu gusar apalagi mencari-cari kelemahan pemerintah sekarang, yang penting jika ada kekurangan kita perbaiki bersama tidak perlu teriak-teriak atau demo-demo berkepanjangan sampaikan dengan tertib itu di benarkan sah-sah saja,
itu membuktikan rakyat atau masyarakat cinta pada bangsa ini, kritik monggo tentu kritik sifat nya konstruktif yang merupakan tanggung jawab kita semua jika ada yang kurang belum pas boleh di kritisi, ini negara hukum di mata hukum semua kedudukannya sama, jadikan hukum sebagai panglima bukan kekuasan sebagai alat kontrol para lembaga tinggi negara, dan juga sifat yang independent para praktisi politisi dan akademisi serta pengamat di tunggu buah pikiran nya.
Mari kita isi kemerdekaan ini dengan segala pembangunan baik.itu pembangunan fisik dan mental khusus untuk memberantas krupsi agar pelaku krupsi atau kruptor dapat jerah, para hakim harus berani menghukum pelaku tindak pidana yang seberat-berat atau maksimal agar uang negara dapat terselematkan, pelaku krupsi itu juga ingat korupsi itu adalah dosa besar di bandindingkan dengan berbuat zina kenapa? saya bilang dosa besar sebab seharusnys uang itu buat masyarakat atau rakyat untuk kesejahteraan di gunakan untuk kepentingan pribadi dan keluarga nya, urusan perbuatan zina hanya urusan pribadi sekedar perbandingan saja.
Kesimpulan untuk memperingati 79 tahun kita merdeka mari kita isi dengan pembangunan insyallah bangsa menuju negara maju, negara emas setara dengan bangsa lain di dunia, semoga bermanfaat meskipun saya ibaratkan setetes embun di pagi hari...
"Pengamat politik ketatanegaraan Republik Indonesia, dan anggota Asosiasi Ahli & Dosen Republik Indonesia ( ADRI )"
Komentar
Posting Komentar