Calon Kepala Daerah Mestinya Punya Modal tidak sekedar ikut nyalon atau Ikut-Ikutan Saja,
Oleh : Asisstant Proffesor, Mohammad Mara Muda Herman Sitompul, S.H.,M.H.
KEPALA DAERAH ; bisa Gubernur, Wali Kota,.Bupati, merupakan pesta 5 (lima) tahunan seperti Caleg- Caleg untuk Legislatif DPRD TK l dan ll tentu garis Eksekutif tidak sekedar mau Balon dan Calon semata-mata tanpa melihat kemampuan diantaranya keuangan ini yang pertama wajib harus punya, istilah orang Batak bicara pelesetan nya "hepeng do mangatur negara on katua"
Terus yang kedua punya kemampuan dan kecakapan management pemerintahan visi dan misi harus jelas, harus sudah berbuat pada masyarakat dimana dia bakal calon atau calon kepala daerah tingkat provinsi, kabupaten atau kota artinya sebaiknya pernah jadi anggota dewan/DPRD TK l dan ll sudah sedikit mengerti arti suatu lembaga daerah, sudah di kenal dalam lingkungan daerah itu dia siapa (populeritas) sudah cukup.
Jangan tiba-tiba muncul foto-foto spanduk minta di dukung saja belum di kenal publik siapa dia, masyarakat sekarang harus cerdas melihat kriteria-keriteria tersebut supaya tidak membeli kucing dalam karung, tidak sekedar pasang foto-foto kecil, sedang dan besar bermunculan di jalan dengan modal 50 juta misalnya jadilah calon kepala daerah yang profesional dan bermental baik dan bermartabat serta akhlaq yang mulia ini harus di perhatikan.
Jika Anda mau nyalon kepala daerah harus cerdas membentuk Tim Sukses nya yang dapat di percaya sadar atau tidak sadar patut di duga maneypolitik ada oknum bisa jadi jangan terlalu ambisius jadikan Anda harus dekat dengan masyarakatat itu, jangan berkampanye bicara yang macam-macam janji-janji ysng mulu-mulu alias jual kecap dll nyata " 0 " belaka bahkan suda jadi terpilih menyakiti masyarakat membuat kecewa saja ini yang saya perhatikan ideal baik nya jangan maney politik hendak mendidik masyarakat menjadi berkarakter baik dan jujur bagaimana jika Anda terpilih Anda bisa menangkap aspirasi masyarakat untuk memperbaiki dan pembangunan yang lebih baik kedepan nya, jangan berfikir masyarakat bermental kuli harus di bayar baru yess wah ini namanya tidak bakal baik kedepan nya, jika sudah itu calon kepala daerah patut di duga miliyaran keluarkan uang bagaimana tidak dia bisa nanti setelah terpilih pakai perhitungan dan bisa melakukan hal-hal yang tidak terpuji alias korupsi tentu "oknum".
Untuk itu jadilah calon kepala daerah yang beriman, berilmu dan banyak beramal dan terpercaya oleh masyarakat.
Insyallah jika masyarakat sudah dapat mempercayainya insyallah dia berprestasi satu periode 5 tahunan akan terpilih kembali berkat prestasi nya untuk kembangun daerah semoga bermanfaat sekedar masukan dan motivator dari seorang akademisi dan praktisi salam perjuangan merdeka !!!
Pengamat hukum & politik dosen pidana dan hukum acara pidana, dan dosen terbang pkpa sejak 2007 sd sekarang sudah mengajar 45 PTN/ PTS se Indonesia, serta mantan aktivis HMI Cabang Jakarta.
Komentar
Posting Komentar