Jangan Melupakan Sejarah Mengenal Sosok Sang Proklamator Bung Karno Dan Sekaligus Wisata Religius
Bung Karno Presiden RI pertama dengan nama lengkapnya Ir.Soekarno Lahir di Surabaya , 6 Juni 1901 itu dan Wafat di Jkt 21 Juni 1970 karena sakit.
Di makamkan di Kota kelahiran nya di Belitar sekarang itu makam berkali-kali di pugar atau di perbaiki di atas tanah dan lengkap dengan Perpustakaan Bung Karno menjadi aset Pemda Kota Bekasi menjadi obyek Wisata bagi masyarakat di samping tempat berziarah buat para suhada yang mendahulu kita, kata Bung Herman Sitompul yang di kenal dengan panggilan akrab nya Bung Hersit putra kelahiran Batang Toru, Tapsel, Sumut itu, persinggahan setelah ziarah keliling Wisata Rohani / Wali Songo lintas, Jawa, Madura, Bali dan Lombok singgah di belitar dengan Ketua Rombongan Ustadz M.Yusuf.RS dari Cadas, Selatan, Kabupaten Tangerang dengan jumlah para Jama'ah berjumlah 39 orang itu dengan waktu 10 hari pulang perginya lintas darat dengan kendaraan bus Parawisata Rezieyan Wijaya Z 7638 TD, meskipun terasa lelah tapi membawa nikmat khusus untuk silaturahim sesama umat dan untuk berziarah ini bertujuan untuk mrngingatkan kita atas kematian, sekaligus meningkatkan ke Imanan kita, kata Ustadz Da'i kondang Putra Banten Asli Batak Tapsel ini.
Kami melihat khusus masyarakat bangsa ini pada umum nya bangsa yang berjiwa agamis dan nasionslis berkepribadian yang baik dan beradab yang selalu menghormati orang tua dan leluhur nya dan tidak akan melupakan para Pahlawan nya apalagi se kelas Bung Karno bapak Proklamator ini bersama-sama dengan Bung Hatta memproklamasikan Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945 silam.
Sudah kurang lebih 13 tahun saya tidak ziarah ke Makam Bung Karno cukup banyak perubahan yang luar bisa seperti perpustakaan dan penambahan patung nya di depan dengan cat warna putih berdiri tegak lurus dll nya.
Perjalanan kami dari Blitar Jawa Timur akan berakhir di Tasikmalaya Ziarah Wali terakhir di sana kata Ustadz yang ramah dan bersahaja ini dekat dengan Ulama, Kiyai dan Ustadz khusus wilayah Banten secara pribadi menjelaskan pada media ini lewat whatshap nya di kirim selama dalam perjalanan bahwa dengan Wisata Rohani banyak nilai- nilai positif bergaul dengan masyarakat apapun status sosial selalu beliau akrab bergaul dengan kalangan masyarakat tempat tinggalnya berjiwa idealis, humoris dan bersahaja banyak kawan ;
Bagi saya " Anak Prantau " modal utama adalah pergaulan insyallah banyak kawan, banyak rejeki carilah kawan sebanyak-banyak usahakan jangan punya lawan atau musuh bersifat sabar, tawakal dan tawaduh insyallah serahkan semua pada Tuhan Allah SWT segalanya dengan gaya bicara kadang suka kebawa gaya bicara orang Batak ; vokal untuk penegakan hukum dan keadilan berbagai kegiatan Organisasi seperti Profesi Advokat, Pendidikan, Ormas Pemuda, Keagamaan dan lain-lainnya dengan senang hati di jalani tetap semangat untuk ber karya nyata dalam kehidupan ini.
Terakhir pesan nya hidup untuk beribadah kepada Nya semoga bermanfaat kami sekalugus pencerahan buat umat bangsa ini.
((Banghersit)
Komentar
Posting Komentar