Apakah Indonesia Masih Pantas Menganut Sistem Demokrasi?

Apakah Indonesia Masih Pantas Menganut Sistem Demokrasi?

Anto Budianto,S.H Sekretaris PC FSP KEP SPSI Karawang

Karawang, 17 September 2024 – Pertanyaan mengenai relevansi sistem demokrasi di Indonesia terus menjadi perdebatan hangat di berbagai kalangan. Demokrasi, yang secara resmi dianut Indonesia sejak era Reformasi 1998, dipandang sebagai sistem politik yang memberi kebebasan kepada rakyat untuk berpartisipasi aktif dalam proses pemerintahan, termasuk pemilihan umum, kebebasan berbicara, dan hak untuk berserikat.

Namun, seiring berjalannya waktu, muncul pertanyaan apakah demokrasi masih merupakan sistem yang ideal bagi Indonesia. Beberapa pihak merasa bahwa demokrasi telah mengalami penyimpangan, terutama dengan maraknya politik uang, korupsi, dan polarisasi politik yang makin tajam. Para kritikus menilai bahwa dalam beberapa dekade terakhir, demokrasi di Indonesia tampak lebih seperti formalitas, dengan elite politik yang seolah-olah berputar di lingkaran kekuasaan yang sama.

Di sisi lain, para pendukung demokrasi berpendapat bahwa meskipun demokrasi Indonesia masih jauh dari sempurna, itu tetap merupakan sistem terbaik yang bisa menjaga hak-hak masyarakat. Sistem demokrasi memberikan ruang bagi perbaikan, transparansi, dan akuntabilitas yang memungkinkan rakyat untuk terus menuntut perubahan yang lebih baik. Penguatan lembaga-lembaga demokrasi, peningkatan partisipasi politik masyarakat, dan pengawasan yang lebih ketat terhadap jalannya pemerintahan dianggap sebagai solusi dari masalah-masalah yang dihadapi.

Salah satu tantangan terbesar demokrasi di Indonesia adalah mempertahankan integritas sistem pemilihan umum, menjaga kebebasan pers, dan memastikan bahwa hak-hak sipil tetap dilindungi. Di tengah kekhawatiran akan melemahnya nilai-nilai demokrasi, langkah konkret untuk memperbaiki sistem yang ada menjadi semakin mendesak.

Jadi, apakah Indonesia masih pantas menganut sistem demokrasi? Jawabannya akan sangat bergantung pada upaya bersama untuk memperbaiki praktik demokrasi dan memperkuat partisipasi aktif masyarakat. Sistem demokrasi memiliki potensi besar, tetapi hanya akan berhasil jika didukung dengan komitmen serius dari seluruh elemen bangsa.

*Reporter: tapakburuh*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diduga Ilegal Akses Akun BPJS Kesehatan, Klien Advokat Bung Hersit Tempuh Jalur Hukum

RUU PERAMPASAN ASET DAN HUKUMAN MATI BAGI PELAKU KRUPTOR !!!

Para Kabinet yang tidak bisa kerja lebih baik di Resafle saja ?