Kajian singkat Implementasi Toleransi dalam Islam.

Kajian singkat Implementasi Toleransi dalam Islam.
Oleh : Ustadz.Asisstant Profesor, Adv.Mohammad Mara Muda Herman Sitompul, S.H.,M.H. 


TOLERANSI,  di artikan secara sederhana sikap saling menghormati antar Umat beragama dan menghargai keyakinan orang lain tidak memaksakan kehendak serta tidak mencela ataupun menghina agama orang lain dengan alasan apapun dalam konsep saling menghormati dsn menghargai mereka yang berbeda agama dalam hal kemanusiaan tetap menjaga citra Islam dalam kemanusiaan dan tidak merusak aqidah dan keyakinan kita.

Kita mengenal Tri Kerukunan yaitu ; Kerukunan inter umat beragama contoh Islam dengan Islam, kristen dengan kristen dll nya, kerukunan antar umat beragama Islam dengan Kristen, Khatolik, Hindu dan Budha dan kita kenal kerununan antar umat beragama dengan Pemerintah harus tercipta serasi, selaras dan seimbang.

Bila kita kaji secara seksama dengan fakta kadang banyak juga diantara kita salah mengartikan arti Tolersnsi itu sendiri prihal agama dalah masalah pribadi kita dengan Tuhan kita yang kita kenal 'Hablum minallah' sebagai hak azasi paling tinggi yang merupakan anugrah dari Tuhan, sedangkan urusan kemanusiaan kita kenal garis horizontal hubungan sesama manusia (hablum minanas).

Yang jadi bahasan kita Toleransi dalam Islam prihal aqidah itu tidak bisa di tawar-tawar harga mati ajaran ketawuhidan bukan, jelas di katakan dalam Al Qur'an...lakum dinukum waliyadin artinya untukmu agamamu, untukku agamaku.

Banyak yang salah kafrah misalnya ada orang masuk ke Masjid yang non muslim terus di beri kesempatan ceramah dengan ajaran agama nya apalagi ada nyanyi2 di masjid ini tidak boleh haram hukum nya, begitu juga kita masuk ke gereja saudara kita yang nasrani jelas tidak boleh juga sama mereka makanya harus saling memahami jangan campur aduk begitu saja darimana cerita menyaksikan dua agama yang berbeda keyakinan jelas bertentangan satu dengan yang lainnya.

Terhadap agama Islam tentu menurut keyakinan kira-kira agama yang di terima diluar itu tidak saudara kita juga yang non muslim pasti meng artikan seperti itu, itu sifat nya 'Sunatullah ' artinya : dengan sendiri nya tapi dalam pandangan Islam kebenaran itu di pandang dari 2 (dua) kebenaran yaitu :
1.Kebenaran di dasari oleh ' Naqli berdasarksn kitab suci Al Qur'an, Hadist dan Ijmah.

2.Kebenarqn ' Aqli ' berdasarkan pikiran logika berpikir kekuatsn intelektual ; bisa membias bisa berpikir dan berpandangan liberal, faham filsafat dll nya.

Dengan demikian penerapan (Implementasi) Toleransi sebatas muamalah ; kemanusiaan di benarkan tapi jika sudah mengarah pada sentuhan Aqidah/ajaran ke Tauhidan tidak di benarkan.

Semoga tulisan ini bermanfaat terimakasuh pada media ini (TB) sudah dapat memuat tulisan artikel singkat ini.

*Mantan Guru MTs/Aliyah Pondok.Pesantren Asshidiqiyah Pusat Jakarta, Anggota Dewan Pakar Jami'ya Batak Muslim Indonesia (DPP JBMI), Ketua DPW JBMI Provinsi Banten.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diduga Ilegal Akses Akun BPJS Kesehatan, Klien Advokat Bung Hersit Tempuh Jalur Hukum

RUU PERAMPASAN ASET DAN HUKUMAN MATI BAGI PELAKU KRUPTOR !!!

Para Kabinet yang tidak bisa kerja lebih baik di Resafle saja ?