Klarifikasi Kemacetan Tol Jakarta-Bandung Akibat Aksi Buruh: Tuntutan Kenaikan Upah Tidak Direalisasikan oleh Pj Gubernur Jawa Barat
Klarifikasi Kemacetan Tol Jakarta-Bandung Akibat Aksi Buruh: Tuntutan Kenaikan Upah Tidak Direalisasikan oleh Pj Gubernur Jawa Barat
Bandung, 23 September 2024 – Kemacetan panjang yang terjadi di Tol Jakarta-Bandung KM 96 pada hari ini disebabkan oleh aksi massa buruh yang menuntut kenaikan upah. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap keputusan Pj Gubernur Jawa Barat yang belum merealisasikan tuntutan kenaikan upah yang telah diajukan beberapa waktu lalu.
Perwakilan buruh H.Errie Kosasih SA,S.H menyampaikan bahwa aksi ini merupakan reaksi atas kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada kesejahteraan pekerja. Menurut mereka, meskipun pembahasan mengenai kenaikan upah sudah berlangsung beberapa bulan, hingga saat ini belum ada kejelasan dari pihak pemerintah daerah mengenai implementasinya.
"Kami sudah berulang kali menyampaikan tuntutan, namun sampai saat ini belum ada langkah nyata yang diambil oleh Pj Gubernur. Aksi ini adalah upaya terakhir kami untuk didengar," ujar salah satu juru bicara serikat buruh. H Errie Kosasih SA.S.H
Pihak kepolisian telah melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk mengurangi dampak kemacetan yang terjadi, namun antrean kendaraan tetap tidak dapat dihindari. Para pengguna jalan diimbau untuk mencari rute alternatif atau menunda perjalanan mereka sementara waktu.
Hingga berita ini diturunkan, aksi buruh masih berlangsung dengan damai, meskipun kemacetan di beberapa titik tol cukup parah. Pemerintah daerah diharapkan segera memberikan tanggapan untuk menghindari eskalasi lebih lanjut.
Bandung, 23 September 2024 – Kemacetan panjang yang terjadi di Tol Jakarta-Bandung KM 96 pada hari ini disebabkan oleh aksi massa buruh yang menuntut kenaikan upah. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap keputusan Pj Gubernur Jawa Barat yang belum merealisasikan tuntutan kenaikan upah yang telah diajukan beberapa waktu lalu.
Perwakilan buruh H.Errie Kosasih SA,S.H menyampaikan bahwa aksi ini merupakan reaksi atas kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada kesejahteraan pekerja. Menurut mereka, meskipun pembahasan mengenai kenaikan upah sudah berlangsung beberapa bulan, hingga saat ini belum ada kejelasan dari pihak pemerintah daerah mengenai implementasinya.
"Kami sudah berulang kali menyampaikan tuntutan, namun sampai saat ini belum ada langkah nyata yang diambil oleh Pj Gubernur. Aksi ini adalah upaya terakhir kami untuk didengar," ujar salah satu juru bicara serikat buruh. H Errie Kosasih SA.S.H
Pihak kepolisian telah melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk mengurangi dampak kemacetan yang terjadi, namun antrean kendaraan tetap tidak dapat dihindari. Para pengguna jalan diimbau untuk mencari rute alternatif atau menunda perjalanan mereka sementara waktu.
Hingga berita ini diturunkan, aksi buruh masih berlangsung dengan damai, meskipun kemacetan di beberapa titik tol cukup parah. Pemerintah daerah diharapkan segera memberikan tanggapan untuk menghindari eskalasi lebih lanjut.
*Red tapakburuh
Komentar
Posting Komentar